Senin, 25 Juli 2016

Kunci Kebahagiaan Rumah Tangga

Untuk mengarungi perjalanan rumah tangga itu dengan baik dan lancar, kita perlu mempersiapkan:
  • Pertama, kapal (rumah tangga) yang kokoh agar tidak macet dalam perjalanan.
  • Kedua, mesin yang betul-betul baik.
  • Ketiga, bahan bakar yang cukup dan memadai.
  • Keempat, membawa peta dan kompas sebagai pedoman perjalanan agar tidak sesat dalam perjalanan.
  • Kelima, membawa peralatan yang memadai untuk mengantipasi macet.
  • Keenam, nahkoda yang pandai, lihai, dan memiliki strategi untuk mengemudi kapal.
  • Ketujuh, membawa bekal yang cukup dalam perjalanan.
Pertama :
Rumah Tangga [الاسرة ], bagaikan kapal [bahtera] yang kokoh. Rumah tangga, harus dibangun atas dasar taqwa, cinta, suka sama suka dan didukung dengan kedua belah pihak keluarga yang merestui serta mengharapkan ridho Ilahi. Selain itu, harus mempunyai niat dan kebulatan tekad untuk berumah tangga atas dasar lillahita’ala, dengan ibadah [salat] – Insya Allah, rumah tangga akan kokoh. Berumah tangga itu sendiri juga sebagai perilaku ibadah kepada Allah dan menjalankan sunnah Nabi saw [النكاح سنتى ].
Kedua :
Hati [ القلب], sebagai mesin yang bagus. Artinya, suami istri harus punya tujuan yang sama. Berumah tangga bukan untuk hanya sekedar melepas nafsu birahi, melainkan harus memiliki tujuan untuk mencetak generasi-generasi bangsa yang baik, kuat dan tanggung serta bertaqwa kepada Allah swt. Tanpa punya perasaan sehati, mungkin saja tujuan tidak akan tercapai. Maka dengan dasar ini, suami istri harus tahun kepribadian masing-masing dan inilah yang dinamakan ta’aruf [تعارف ].
Ketiga :
Akhlak [الاخلاق], sebaga bahan bakar. Dalam berumah tangga, apabila hanya berbekal atau memiliki cinta dan perasaan saja, tanpa dibekali dan atau dibarengi dengan akhlak mulia, jangan berandai-andai untuk dapat menguasai medan perjuangan yang berat itu. Akhlak adalah pondasi utama dalam beragama, kata Abul Atahiyah : ليست الدنيا الا بدين وليس الدين الابمكارم الاخلاق , artinya ”tidaklah dikatakan dunia kecuali dengan agama dan tidaklah dikatakan agama kecuali dengan akhlak mulia”. Maka, kita harus membangun rumah tangga dengan akhlak yang muliah. Akhlak sebagi pondasi utama untuk membangun rumah tangga. Prinsip akhlak disini adalah saling menghargai, menghormati, menyayangi, penuh dengan senyum. Sifat ini dinamakan tabassum [التبسم] dan sifat ini sangat dianjurkan Rasulullah saw.
Keempat :
القران الكريم والحديث sebagai peta dan kompas. Sebagai pedoman agar tidak tersesat dalam perjalanan dan ketika menemukan kesulitan, keresahaan, bacalah al-Qur’an dan kemudian kembalikan atau pasrah kepada Allah. Suami dan istri harus saling mengingatkan dan ta’awun atau kerjasama dalam menghadapi kesulitan hidup. Semua persoalan harus diselesaikan berdua dan selalu pasrah kepada Allah. Kata Baihaki, ان ذ كرالله شفاء , ingat pada Allah sebagai obat, dan وان ذكرالناس داء ingat pada manusia penyakit. [البيهقي ].
Kelima :
Nasehat [النصيحة], sebagai peralatan yang dibawa dalam perjlanan. Agama adalah nasehat [الدين النصيحة], maka kembali kepada ajaran agama Islam dalam menghadapi setiap persoalan, sehingga mudah terselesaikan. Maka dalam kehidupan rumah tangga, sepenuh apapun perasaan cinta suami pada istri atau sebaliknya, kesalah fahaman dan perselisihan [baik kecil maupun besar] mesti ada. Suami dan istri harus saling mengingatkan, saling menasihati dengan sabar antara keduanya untuk mencapai kebaikan وتواصو بالحق وتواصو بالصبر ( dan bernasehatlah dalam kebaikan dan kesabaran ) atau mungkin kita butuh nasehat-nasehat orang tua, ustadz, tokoh masyarakat, atau orang yang lebih berpengalaman, sebagai obat pencerahan untuk mencapai tujuan hidup yang mungkin salah dilakukan oleh kita. Maka, setelah mendapatkan nasehat-nasehat akan tumbuh saling percaya, saling memaafkan, dan menghargai kesalah fahaman itu. Sikap ini dinamakan takarrum [التكارم] atau saling menghargai.
Keenam :
Suami [الزوج ], sebagai nahkoda yang lihai. Suami harus pandai memainkan peranan, dapat menjadi panutan, cerdas melihat situasi, agar penumpang atau orang yang bersamanya merasa aman, tenang dan nyaman. Seorang suami harus memiliki ikhtiar dalam menjalankan perannya, sehingga seburuk apapun situasi dan kondisi yang dihadapinya, harus tenang, sabar, dan berserah diri pada Allah [يبتغون فضلا من الله ورضوانا ], “mereka mencari karunia Allah dan keridhaan-Nya”. Maka perumpamaan seorang suami, seperti seorang nahkoda yang menghadapi cuaca yang buruk. Dia harus tetap tenang untuk mencapai tujuan, maka secara perlahan-lahan tapi pasti dia akan lalui badai tersebut dan seluruh penumpang pasti akan menghormati dan menghargainya. Penghargaan itu akan datang dengan sendirinya, mungkin saja berupa ucapan terima kasih, mungkin ciuman, pelukan, bahkan dengan kepasrahan diri penumpang dan penumpang tersebut tiada lain adalah istri. Sikap ini dinamakan tala’ub [التلاعب ].
Ketujuh :
Kepasrahan [التسليم], sebagai bekal yang cukup. Dalam menjalani kehidupan rumah tangga, kita harus banyak berusaha [bekerja] dan berdo’a (وابتغ فيما اتاك الله الدار الأخرة ولا تنس نصيبك من الدونيا وأحسن كما احسن الله إليك) ” . “ carilah anugrah Allah untuk kehidupan akhirat, tetapi jangan lupa nasib(bagian)mu untuk kehidupan dunia dan berbuat baiklah sebagaimana Allah berbuat baik padamu”. Karena usaha atau bekerja tanpa do’a akan sia-sia, dan begitu juga sebaliknya do’a tanpa usaha atau bekerja adalah mimpi atau angan-angan belaka. Suami harus berusaha mencari nafkah untuk menghidupi istrinya. Suami dan istri harus dapat bekerja sama untuk melindungi perjalanan yang panjang, seorang suami tahu kebutuhan istri dan begitu sebaliknya istri tahu kebutuhan suami. Dengan demikian, akan terbangun sikap saling menghargai dan toleransi dalam berumah tangga. Sifat ini dinamakan tasamuh [التسامح].

Kamis, 21 Juli 2016

Cincin Kawin Custom

Bagi anda yang sedang mencari tempat pembuatan cincin kawin dan perhasan custom datang saja ke Duta Jewellery disini tersedia bahan platinum, emas, palladium dan perak. Anda memilih dengan sesuai dengan budget yang anda miliki. Jadi silakan datang dan order segera di Duta Jewellery.







Workshop Duta Jewellery

Alamat
Perumahan Pondok Duta 1 Jl. Duta 2 No.16 Cimanggis Depok

Telepon
08128698912 
081317973662
PIN BB 31735cd6

Duta Jewellery 2

Alamat
Depok Town Square
Lantai 1 FS 17 No.7 Depok
        
Telepon
082114761073
089671973026
PIN BB 7d1cc353





Selasa, 28 Juni 2016

Tips Menjadi Keluarga Bahagia

Menjadi keluarga yang bahagia merupakan impian setiap pasangan yang menikah. Agar hal tersebut dapat terwujud maka perlu dilakukan berbagai upaya yang harus dilakukan oleh setiap pasangan. Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mewujudkan keluarga bahagia :
  • Komunikasi adalah faktor penting bagi setiap hubungan, terutama hubungan keluarga. Jadi, luangkan waktu setiap hari untuk saling bertukar cerita dengan anggota keluarga Anda. Saat makan malam adalah saat yang paling pas untuk melakukan hal ini. Jangan lupa, pada saat seperti ini gadget seperti handphone dan TV sebaiknya dimatikan agar tidak mengganggu interaksi Anda. Pada saat sulit, komunikasi juga yang akan membantu Anda dan keluarga menghadapinya bersama.
  • Melakukan aktivitas yang menyenangkan bersama-sama secara rutin akan membuat ikatan antara anggota keluarga semakin kuat. Misalnya, bersepeda bersama setiap Minggu pagi, makan malam di restoran favorit sebulan sekali, atau liburan bersama. Saat-saat menyenangkan ini akan jadi memori tak terlupakan hingga saat anak dewasa.Hal ini tidak mudah dilakukan, tapi penting bagi keluarga bahagia Anda. Saat menghabiskan waktu bersama keluarga, lupakan pekerjaan Anda sejenak. 
  • Hal ini akan membuat anak Anda merasa diprioritaskan, sehingga mereka akan merasa nyaman dan percaya diri. Sebaliknya, kalau Anda selalu sibuk dengan pekerjaan, mereka akan merasa bahwa mereka tidak seberharga pekerjaan Anda.
  • Anak yang sudah agak besar bisa Anda ajak untuk ikut mengambil keputusan keluarga bersama Anda dan pasangan Anda. Mulailah dengan keputusan sederhana, seperti menentukan tujuan liburan keluarga, restoran yang akan dikunjungi, jadwal membersihkan kamar, dll. Hal ini membuat setiap anggota keluarga menjadi bagian dari keluarga dan menciptakan sense of belonging yang memperkuat ikatan keluarga. Selain itu, anak yang membantu menentukan peraturan keluarga biasanya cenderung mengikuti peraturan tersebut dengan lebih baik, sehinga melatih sikap disiplin mereka.
  • Anak mempelajari banyak hal dari orang tuanya. Jadi, kalau Anda ingin mengajarkan sikap penuh kasih sayang pada anak Anda, tak ada cara yang lebih baik selain menunjukkan hal tersebut dalam interaksi Anda dengan pasangan Anda. Saat Anda dan pasangan berbeda pendapat, usahakan untuk tidak bertengkar di depan anak Anda. Dan kalau anak Anda melihat pertengkaran Anda dan pasangan Anda, jelaskan pada anak Anda bahwa perbedaan pendapat itu wajar dan pertengkaran Anda dan pasangan Anda tak akan berlangsung dalam jangka panjang.
  • Ingat: tak ada keluarga yang sempurna. Sebenarnya hal apapun yang Anda lakukan untuk keluarga Anda adalah untuk menumbuhkan sikap saling mendukung, menyayangi, dan menghargai antara anggota keluarga Anda. Hal itulah yang menjadi dasar dari keluarga bahagia Anda.

Jumat, 24 Juni 2016

Perjanjian Pranikah Dalam Pandangan Islam

Perjanjian pranikah adalah sebuah perjanjian yang berisi beberapa persetujuan yang sebelumnya sudah dibicarakan dan juga disetujui oleh kedua mempelai pengantin. Isi perjanjian ini nantinya akan mengikat kedua pihak tersebut selama mereka terikat dalam janji pernikahan.


Isi dari perjanjian paranikah ini biasanya meliputi negara atau tempat yang akan menajdi tempat tinggal kedua mempelai nantinya, setuju atau tidaknya salah satu pihak meneruskan pendidikan dan pekerjaannya, kunjungan kepada orang tua dan juga mertua, harta masing-masing pihak dan masih banyak lagi. Apa yang ditulis di dalam perjanjian pranikah harus melalui persetujuan kedua pihak terlebih dahulu.

Perjanjian pranikah seperti ini tidak dilarang dalam agama Islam asalkan apa saja yang tertulis di dalam perjanjian tersebut tidak melanggar syariat-syariat Islam. Jadi, jika anda beragama Islam dan ingin membuat perjanjian pranikah, anda tidak perlu lagi takut untuk melanggar ketentuan agama anda tersebut.


Minggu, 19 Juni 2016

Cincin Kawin Palladium

Bagi pasangan yang sedang mencari cincin nikah dengan harga terjangkau dan awet palladium adalah pilihan yang tepat karena dengan harga yang lebih murah dari emas tetapi memiliki kualitas yang tidak kalah dengan emas. Tetapi belum banyak toko perhiasan yang menjual cincin nikah palladium. Bagi sis/gan yang sedang mencari cincin nikah palladium silakan datang langsung ke Duta Jewellery yang berada di PerumahanPondok Duta 1 atau Depok Town Square. Disini sis/gan bisa memesan sesuai dengan keinginan. Jadi bagi yang  ingin memesan cincin palladium silakan datang ke Duta Jewellery .








Duta Jewellery 1

Alamat
Perumahan Pondok Duta 1 Jl. Duta 2 No.16 Cimanggis Depok


Telepon
08128698912 
081317973662
PIN BB 31735cd6

Duta Jewellery 2

Alamat
Depok Town Square
Lantai 1 FS 17 No.7 Depok

         
Telepon
082114761073
089671973026
PIN BB 7d1cc353




Selasa, 14 Juni 2016

Ciri Pernikahan Yang Baik

  • Rumah tangga yang sempurna? Tentu saja tidak. Tetapi menjalani peran ini dengan sebaik mungkin. Iya. Tetap menikmati kehidupan baru sebagai istri dan ibu, serta tetap berusaha melakukan yang terbaik untuk suami dan anak-anak adalah prioritas utama tujuan kehidupan rumah tangga saya saat ini.
    Tidak melihat atau membandingkan dengan rumah tangga orang lain adalah kunci sebuah rumah tangga itu sudah menjadi baik. Tentu saja penilaian baik atau tidak adalah berbeda setiap orangnya. Karena ini penilaian yang sangat individual sekali.
    Berikut ini ciri sederhana pernikahan yang baik.
  • Menjaga hubungan secara offline
    Maksudnya adalah kerap mengirimkan pesan melalui email, SMS, ataupun memo kecil untuk mengekspresikan rasa sayang dan cinta kita. Ini adalah bumbu dalam pernikahan, sederhana tetapi sarat makna.
  • Berkatalah yang jujur
    Suami punya kekurangan. Istri punya kekurangan. Katakanlah sejujurnya hal tersebut kepada pasangan. Ataupun ada sesuatu yang hal yang mengganjal, ceritakan pada pasangan dengan jujur. Hal ini akan membuat suami atau istri kita akan merasa diperhatikan dan dihargai.
  • Menolong satu sama lain
    Rumah tangga itu bukan hanya yang senang-senang saja tetapi cobaan dan masalah juga akan hadir di dalamnya. Pernikahan yang baik adalah mereka yang tetap menemani, mendampingi dan membantu sebisa mungkin. Bukan hanya itu saja, saling membantu dalam urusan pekerjaan rumah, juga akan membuat pernikahan itu menjadi lebih bahagia.
  • Memanfaatkan waktu untuk selalu bersama
    Tidak melulu harus liburan agar bisa memanfaatkan waktu untuk keluarga tetapi terlibat dalam setiap aktivitas yang dilakukan di dalam rumah, akan memberi warna tersendiri dalam kebaikan rumah tangga tersebut.
  • Selalu mengingat pasangan di mana pun berada
    Menanyakan sudah makan atau belum? Lagi ngapain? Bagaimana aktivitasmu hari ini? Pertanyaan-pertanyaan sederhana yang kita lakukan saat masih PDKT, harus tetap dilakukan saat kita sudah menikah.
  • Tertawa bersama
    Lakukan hal-hal seru dan hobi berdua dengan pasangan. Bahkan jika perlu lakukan hal-hal gila dan memalukan agar Anda dan pasangan lebih merasa bahagia, karena tidak ada batasan untuk menjadi diri sendiri apa adanya.
  • Menghargai pasangan
    Rumah tangga yang baik adalah mereka yang mampu menghargai hak dan kewajiban masing-masing serta menghargai peran dari pasangan masing-masing. Sekecil apapun yang dilakukan dan dirasakan pasangan, hargailah dengan sebaik mungkin. Tunjukkan apresiasi positif atas apa yang telah dilakukan pasangan untuk kita.

Sabtu, 11 Juni 2016

Hukum Meminta Mahar

Kebanyakan orang saat ini berlebih-lebihan di dalam meminta mahar dan mereka menuntut uang yang sangat banyak (kepada calon suami) ketika akan mengawinkan putrinya, ditambah dengan syarat-syarat lain yang harus dipenuhi. Apakah uang yang diambil dengan cara seperti itu halal ataukah haram hukumnya?

Yang diajarkan adalah meringankan mahar dan menyederhanakannya serta tidak melakukan persaingan, sebagai pengamalan kita kepada banyak hadits yang berkaitan dengan masalah ini, untuk mempermudah pernikahan dan untuk menjaga kesucian kehormatan muda-mudi.

Para wali tidak boleh menetapkan syarat uang atau harta (kepada pihak lelaki) untuk diri mereka, sebab mereka tidak mempunyai hak dalam hal ini, ini adalah hak perempuan (calon istri) semata, kecuali ayah. Ayah boleh meminta syarat kepada calon menantu sesuatu yang tidak merugikan putrinya dan tidak mengganggu pernikahannya. Jika ayah tidak meminta persyaratan seperti itu, maka itu lebih baik dan utama.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman artinya, “Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan karuniaNya” [An-Nur : 32]

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda yang diriwayatkan dari Uqbah bin Amir Radhiyallahu ‘anhu, artinya, “Sebaik-baik mahar adalah yang paling mudah”

Ketika Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam hendak menikahkan seorang shahabat dengan perempuan yang menyerahkan dirinya kepada beliau, ia bersabda, artinya, “Carilah sekalipun cincin yang terbuat dari besi” [Riwayat Bukhari]
Ketika shahabat itu tidak menemukannya, maka Rasulullah menikahkannya dengan mahar “Mengajarkan beberapa surat Al-Qur’an kepada calon istri”
Mahar yang diberikan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada istri-istrinya pun hanya bernilai 500 Dirham, yang pada saat ini senilai 130 Real, sedangkan mahar putri-putri beliau hanya bernilai 400 Dirham.
Dan Allah Subhanahu wa Ta’ala telah berfirman, artinya, “Sesungguhnya telah ada pada diri Rasulullah suri tuladan yang baik” [Al-Ahzab : 21]

Manakala beban biaya pernikahan itu semakin sederhana dan mudah, maka semakin mudahlah penyelamatan terhadap kesucian kehormatan laki-laki dan wanita dan semakin berkurang pulalah perbuatan keji (zina) dan kemungkaran, dan jumlah ummat Islam makin bertambah banyak.
Semakin besar dan tinggi beban perkawinan dan semakin ketat perlombaan mempermahal mahar, maka semakin berkuranglah perkawinan, maka semakin menjamurlah perbuatan zina serta pemuda dan pemudi akan tetap membujang, kecuali orang dikehendaki Allah.

Semoga Allah memerbaiki kondisi kaum muslimin semuanya dan memberi taufiq kepada mereka untuk tetap berpegang teguh kepada Sunnah di dalam segala hal.